LSU Bidang Pariwisata memiliki proses untuk melaksanakan sertifikasi lapangan mencakup :

 

MISI

  • Pelaksanaan Pertemuan Pembukaan pada permulaan sertifikasi 
    Pada pertemuan pembukaan resmi, kehadiran peserta harus direkam, harus dilakukan dengan manajemen pelanggan dan, bila sesuai, dengan mereka yang bertanggung jawab untuk fungsi atau proses yang disertifikasi. Tujuan pertemuan pembukaan, yang secara normal harus dilakukan oleh ketua tim sertifikasi, adalah untuk memberikan penjelasan singkat tentang bagaimana kegiatan sertifikasi akan dilaksanakan.

  • Waktu Selama sertifikasi 

    • Selama sertifikasi, tim sertifikasi harus menilai secara periodik kemajuan sertifikasi, untuk bertukar informasi dan untuk menugaskan kembali pekerjaan bila diperlukan antara anggota tim sertifikasi. Ketua tim sertifikasi harus menata kembali pekerjaan yang diperlukan antara anggota tim sertifikasi dan secara periodik mengkomunikasikan kemajuan sertifikasi dan hal apapun yang perlu perhatian kepada pelanggan

    • Apabila bukti sertifikasi yang diperoleh mengindikasikan bahwa sasaran sertifikasi tidak tercapai atau mengarah ke resiko yang seketika dan signifikan,seperti keselamatan, maka ketua tim sertifikasi harus melaporkan hal ini kepada pelanggan dan, bila memungkinkan, kepada LSU Bidang Pariwisata untuk menentukan tindakan yang sesuai. Tindakan tersebut dapat mencakup konfirmasi ulang atau modifikasi rencana sertifikasi, perubahan pada sasaran sertifikasi atau lingkup sertifikasi atau penghentian sertifikasi. Ketua tim sertifikasi harus melaporkan hasil dari tindakan yang diambil kepada LSU Bidang Pariwisata.

    • Ketua tim sertifikasi harus meninjau bersama pelanggan terhadap setiap kebutuhan untuk perubahan ruang lingkup sertifikasi yang muncul pada saat sedang melakukan kegiatan sertifikasi lapangan dan melaporkan kemajuan kegiatan sertifikasi lapangan kepada LSU Bidang Pariwisata.

  • Melaksanakan Pertemuan Penutupan 
    Pertemuan penutupan resmi, kehadiran peserta harus direkam, harus dilakukan dengan manajemen pelanggan, dan bila sesuai mereka yang bertanggung jawab untuk fungsi atau proses yang disertifikasi. Tujuan pertemuan penutupan yang umumnya dilaksanakan oleh ketua tim sertifikasi, adalah untuk menyampaikan kesimpulan sertifikasi termasuk rekomendasi terkait sertifikasi. Setiap ketidaksesuaian harus disampaikan dengan cara yang dapat dipahami dan kerangka waktu untuk menindaklanjutinya harus disetujui.